Bid Peternakan dan Keswan

Lampiran Peraturan BUPATI LAHAT

Nomor

:

65  Tahun  2016

Tanggal

:

20  - 12 - 2016

Tentang

:

Nomenklatur, Susunan Organisasi dan Uraian Tuga Masing – masing Jabatan Struktural di Lingkungan Dinas Pertanian

1.  KEPALA BIDANG  PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN

Kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan mempunyai tugas menyusun, melaksanakan kebijakan, dan member bimbingan tekis, serta memantau dan mengevaluasi di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi :

  1. penyusunan kebijakan di bidang benih/bibit, produksi, peternakan dan kesehatan hewan, perlindungan serta penglahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan;
  2. pengelolaan sumber daya genetic hewan’
  3. pengendalian peredaran dan penyediaan benih/bibit ternak, pakan ternak, dan benih / bibit hijauan pakan ternak;
  4. pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi terak;
  5. pengendalian penyakit hewan dan penjaminan kesehatan hewan;
  6. pengawasan obat hewan;
  7. pengawasan pemasukan dan pengeluaran hewan, dan produk hewan;
  8. pengelolaan pelayanan jasa laboratorium dan jasa Medik Veteriner;
  9. penerapan dan pengawasan persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan;
  10. pemberian izin/rekomendasi di bidang peternakan, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
  11. pemberian bimbngan pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan;
  12. pemantauan dan evaluasi di bidang peternakan dan kesehatan hewan; dan
  13. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

2. KEPALA SEKSI  BENIH/BIBIT DAN PRODUKSI

Kepala seksi benih/bibit dan produksi, mempunyai tugas :

  1. menyiapkan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi Benih/Bibit dan Produksi;
  2. menyiapkan bahan penyusunan kebijakan di bidang benih/bibit, pakan, dan produksi peternakan;
  3. menyiapkan bahan penyediaan dan peredaran pakan, benih/bibit ternak, dan hijauan pakan ternak;
  4. menyiapkan bahan pengendalian penyediaan dan peredaran Hijauan Pakan Ternak;
  5. menyiapkan bahan pengawasan produksi, mutu, pakan, benih/bibit Hijauan Pakan Ternak;
  6. menyiapkan bahan pengujian benih/bibit Hijauan Pakan Ternak;
  7. menyiapkan bahan pengelolaan sumber daya genetic hewan melalui jaminan kemurnian dan kelestarian;
  8. melaksanakan pemberian bimbingan peningkatan produk peternakan;
  9. menyiapkan bahan pemberdayaan kelompok peternak;
  10. menyusun pelaporan dan pendokumentasian kegiatan Seksi Benih/Bibit dan Produksi; dan
  11. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

 

3. KEPALA SEKSI KESEHATAN HEWAN

Kepala seksi kesehatan hewan, mempunyai tugas :

  1. menyiapkan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi Kesehatan Hewan;
  2. menyiapkan bahan penyusunan kebijakan di bidang kesehatan hewan;
  3. menyiapkan bahan pengawasan dan mutu obat hewan tingkat distributor;
  4. menyiapkan bahan pengamatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan;
  5. menyiapkan bahan penetapan persyaratan teknis kesehatan hewan dan penerbitan keterangan kesehatan hewan;
  6. melaksanakan fasilitasi unit pelayanan kesehatan hewan;
  7. menyiapkan bahan penanggulangan, penutupan dan pembukaan daerah wabah penyakit hewan menular;
  8. menyiapkan bahan pengawasan peredaran dan penerapan mutu obat hewan;
  9. menyiapkan bahan penerbitan izin/rekomendasi usaha distributor obat hewan;
  10. menyusun pelaporan dan pendokumentasian kegiatan Seksi Kesehatan Hewan; dan
  11. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

 

4. KEPALA SEKSI KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER, PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PETERNAKAN

Kepala seksi kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran hasil peternakan, mempunyai tugas :

  1. menyiapkan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi Kesehatan masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan;
  2. menyiapkan bahan penyusunan kebijakan di bidang kesehatan masyarakat veteriner, penglahan dan pemasaran hasil peternakan;
  3. menyiapkan bahan penilaian penerapan penanganan limbah dampak, hygiene dan sanitasi usaha produk hewan;
  4. melaksanakan pemberian fasilitas sertifikat unit usaha produk hewan skala kecil;
  5. menyiapkan bahan rekomendasi teknis hasil penilaian dokumen aplikasi pengeluaran dan/atau pemasukan produk hewan;
  6. melaksanakan analisis resiko pengeluaran dan pemasukan produk hewan;
  7. menyiapkan sertifikasi veteriner pengeluaran produk hewan;
  8. menyiapkan bahan pencegahan penularan zoonosis;
  9. melakukan penyiapan bahan bimbingan rumah potong dan pemotongan hewan qurban;
  10. menyiapkan bahan bimbingan dan pengembangan unit pengolahan hasil di bidang peternakan;
  11. menyiapkan bahan penyusunan kebutuhan alat pengolahan hasil peternakan dan kesehatan hewan;
  12. menyiapkan bahan penerapan cara produksi pangan olahan yang baik dan pemberian surat keterangan kelayakan pengolahan di bidang peternakan dan kesehatan hewan;
  13. melaksanakan pelayanan dan pengembangan informasi pasar di bidang peternakan dan kesehatan hewan;
  14. melaksanakan fasilitasi promosi produk di bidang peternakan dan kesehatan hewan;
  15. menyiapkan bahan pemberian bimbingan teknis kesehatan hewan, pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan;
  16. melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan kesehatan hewan, pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan;
  17. menyusun laporan dan pendokumentasian kegiatan Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan; dan
  18. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.